Martabak merupakan makanan tradisional Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat. Namun, tahukah kamu sejarah dan asal usul martabak yang lezat ini? Mari kita bahas lebih lanjut!
Sejarah martabak bisa ditelusuri dari berbagai sumber yang ada. Menurut sejarawan kuliner, Chef William Wongso, martabak sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit. Martabak pada masa itu disajikan sebagai hidangan istimewa untuk para raja dan bangsawan. “Martabak yang kita kenal sekarang sudah mengalami perkembangan dari zaman Majapahit,” ujar Chef William.
Asal usul martabak sendiri berasal dari kata “martabak” yang berasal dari bahasa Arab, yaitu “mutabbaq” yang artinya dilipat. Hal ini menggambarkan cara pembuatan martabak yang dilipat sebelum dimakan. Martabak terdiri dari dua jenis, yaitu martabak manis dan martabak telur. Martabak manis biasanya diisi dengan cokelat, kacang, keju, atau buah-buahan, sedangkan martabak telur diisi dengan telur, daging, dan bumbu rempah.
Menurut ahli sejarah kuliner, Prof. Bondan Winarno, martabak merupakan warisan budaya Indonesia yang patut dilestarikan. “Martabak adalah bagian dari identitas kuliner Indonesia yang harus dijaga keberadaannya,” ujarnya.
Martabak telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari jajanan di pinggir jalan hingga restoran mewah, martabak selalu menjadi pilihan yang nikmat untuk dinikmati bersama keluarga dan teman-teman. Jadi, jangan ragu untuk mencicipi martabak, makanan tradisional Indonesia yang populer dan lezat!
